Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi

Posted by Taufick Max Selasa, 26 Februari 2013 0 komentar
Share on :

Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi

Form Work Kolom

Saat ini konstruksi Beton berperan sebagai bahan bangunan yang dugunakan pada berbagai macam proyek konstruksi, Baik untuk gedung maupun untuk bangunan sipil lainnya. Walaupun bangunan menggunakan konstruksi baja, namun pastinya ada beberapa bagiannya yang menggunakan Beton.

Karena Konstruksi Beton selain lebih ekonomis, tetap saja lebih disukai karena konstruksi Beton dapat mengikuti bentuk yang di inginkan oleh desainer.

Namun demikian Konstruksi Beton Baik dari Aspek Estetika maupun Aspek Biaya, tidak terlepas dari perkembangan Teknologi Konstruksi yaitu Teknik FormWork.

Penggunaan Form Work tidak dapat dihindari, untuk memberi bentuk yang kita inginkan dari beton yang masih plastis, dan sebagai bagian yang akan menunjang beton selama beberapa hari atau minggu,sampai kekuatan Beton mencukupi setelah itu Form Work dapat dilepas dan bisa digunakan lagi.

Form Work dikatagorika sebagai Stuktur sementara ataupun struktus pembantu. tapi form work harus diperiksa dan dirancang untuk stabil dan memenuhi syarat kekuatan, seperti halnya struktur permanen.

Hal yang perlu dipikirkan dalam perancangan wormwork yaitu :

Tradisional Form Work
- Kemudahan pemasangan dan pembongkaran agar bahan worm work tidak rusak.
- Sirkulasi dari form work.

Ditinjau dari segi biaya, perhatian form work harus ditingkatkan, karena presentase biaya form work terhadap biaya konstruksi bisa mencapai 28%. sebagai kontraktor, penghematan biaya konstruksi bisa dapat dilakukan bila form work dikerjakan secara efisien.

Elemen Utama dari Form Work

Elemen Utama Form Work

* Kulit form work
bagian ini berhubunga langsung dengan beton plastis, memberi bentuk pada bentuk dan motif permukaan.

Syarat utama sebagai kulit form work

- Tidak mengandung bahan-bahan yang secara kimiawi akan berpengaruh pada beton.
- Harus kedap akan beton plastis.
- Mudah untuk dikerjakan dan dibentuk

Material yang bisa digunakan sebagai Kulit Worm Fork

Form Work Dinding Dari Baja

 

- Kayu dalm bentuk Plywood (Kayu Lapis)
- Logam/metal (Aluminium, Pelat, Baja)
- Plastik


* Struktur Penunjang
yaitu Beban yang diterima oleh kulit form work harus disalurkan ke struktur penunjang.

Syarat Struktur Penunjang

- Kokoh, Stabil, Memenuhi Syarat Lendutan
- Bagian-bagian yang diperlukan mudah dipasang/dibongkar.

Material yang bisa digunakan sebagai Struktur Penunjang

Struktur Penunjang Form Work Aluminium

 

- Kayu dalam bentuk Balok atau Trus
- Bambu yang sudah diawetkan
- Logam (Baja, aluminium)


Demikianlah pembahasan sekilas tentang Form Work yang berfungsi sebagai Pemberi Motiv pada permukaan beton dan untuk memikul serta menyalurkan beban dari beton yang masih plastis. semoga bisa bermanfaat.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :



TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Pengenalan Form Work pada Proyek Konstruksi
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.co.id/2013/02/pengenalan-form-work-pada-proyek.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer