Sifat Sifat Bahan Bangunan 2

Posted by Taufick Max Kamis, 07 Februari 2013 0 komentar
Share on :

SIFAT -SIFAT BAHAN BANGUNAN BAGIAN 2
Proses Pembuatan Tembaga dan Seng

TEMBAGA

Tembaga adalah logam liat yang dapat digerakkan dan pada warna coklat merah dan bertitik cair 1100°C,dalam keadaan dingin atau panas tembaga dapat di giling sehingga menjadi lembaran tptpis dan dapat ditarik sehingga menjadi kawat.

Keuntungan penggunaan bahan ini adalah:

Bahan Tembaga
-         Tembaga tahan terhadap korosi (karatan) dan dapat dibentuk dalam keadaan panas dan/atau dingin.
-         Banyak dipakai dalam industri kimia,bahan makanan dan bangunan kapal serta industri listrik.

Dalam dunia perdagangan ,tembaga biasanya diakai untuk pipa-pipa air lebih kuat daripada tabungan hitam dan karena mudah di kerjakan.Bagian bantu yang bersangkutan adalah barang-barang tuangan yang dibuat dari kuningan atau perunggu seperti fitting,solder dan fitting jepit.Dalam teknik bangunan banyak sekali barang-barang yang digunakan baik yang di buat seluruhnya dari tembaga merah ,kuningan(perunggu) atau dari campuran kedua bahan tersebut misalnya:kran-kran.[enutup penutup,engkol-engkol pintu/jendela,tombol-tombol dan kunci,plat-plat surat,ornamen pada kap lampu dan sebagainya.

PADUAN TEMBAGA:

Perunggu
Perunggu adalah paduan (tembaga0 tuang yang tahan terhadap korosi (karatan)dan mempunyai daya luncur dan daya hantar yang baik untuk arus listrik,mempunyai kadar 78% -96% Cu; 22% - 24% Sn (timah putih) juga kadang-kadang terdapat campuran tambahan seperti:Stannum (Sn),Pb (timah), Al (aluminium)dengan berat jenis perunggu sekitar 8.75 dan titk lebur 1000°C.

Perunggu seng
perunggu seng adalah perunggu tembaga timah dengan tambahan 2% _ 7% seng (Zn) dipakai terutama untuk bantalan (campuran tuang).

Perunggu Aluminium
Perunggu Aluminium yaitu campuran tuang atau  campuran kepal dari tembaga dan aluminium dan besi dengan tambahan-tambahan lain. Perunggu dua panduan bahan ini tahan terhadap korosi bahan-bahan kimia tertentu, karena itu digunakan untuk peralatan kimia

Perunggu Silisium
Merupakan panduan tuang maupun panduan kepal  mempunyai kadar 0.5% - 4½% Silisium (Si)dan bahan-bahan tambahan seperti: timah, nikel,mangan,besi dan seng dalam bermacam-macam persenyawaan.

Perunggu timbal
Mempunya kadar Pb 5% - 35% jika perlu dengan tambahan Sn dan Ni untuk membesarkan keteguhannya rendah sehingga dipakai sebagai blok-blok bantalan yang berupa lapisan tpis dalam bus bantalan .

Loyang
Mempunyai kadar Cu 60% - 80% sisanya Zn, jika benda-benda tuang banyak dikerjakan dengan perkakas potong mka benda ini di campur dengan 3% Pb supaya mudah dikerjakan sebab loyang tuang terlalu rapuh .

Loyang patri
Untuk mematri tenaga,perunggu dan loyang mempunyai kadar u 40% - 60% sisanya Zn,tambahan timah atau perak akan mempertinggi sifatmenjadi cair ,tambahan lagi perak (Ag) menjadikan loyang patri dapat ditempa,panduan-panduan kadar 45% Ag adalah untuk pekerjaan halus.
Penyimpangan tembaga harus pada udara yang kering, sebab pada udara lembab (basah), maka tembaga tadi akan segera tertutup oleh lapisan hijau (oksida tembaga) yang dapat menimbulkan racun.

SENG

Pembuatan Seng
Plat-plat ,kawat-kawat, batang--batang ,paku banyak sekali sesepuh dengan seng (digalvani atau dicelupkan ke dalam seng cair yang panas). Plat-plat seng yang murni di pakai pada percetakan, seng mempunyai berat jenis 6,86 -7,30 dengan titik lebur 412°C pada temperatur 120°C - 150°C menjadi lembek seperti timah hitam.

Penggunaan seng pada bidang teknik bangunan sangat besar pengaruhnya ,seng sangat penting untuk pembuatan saluran air, sebagai penutup atap, untuk melapisi pipa-pipaair supaya tidak mudah berkarat dengan jalan menggalvani.Karena sifat seng adlah sangat peka sekali terhadap pengaruh berbagai asam dan bahan-bahan kimia lain terutama pada tempat yang berair dan juga oleh mortel-mortel, kapur batu, semen kimia dan dari bahan bangunan misalnya : kapurbatu, semen dan lainnya karena semua itu akan merusakkan seng/menjadikan lekas rusaknya seng.

KACA (Gelas)

Pemanfaatan Kaca
Kaca atau gelas adalah zat tembus cahaya dan jernih yang jika terjadi jika tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditumpukatau atu pasir yang di lebur bersama dengan zat-zat kimia (soda,pota,kapur,magnesium) dan oksid logam (timah hitam, besi aluminium dan sebagainya),kaca mempunyai sifat-sifat sebagai beikut .

-          Kerapatan besar.
-          Pasa temperatu biasa kekerasan besar.
-          sangat rapuh.
-          Pada bidang patahannya terlihat kilapan yang kuat.
-          Tidak larut dalam air dan sangat tahan terhadap pengaruh asam,gas dan uap.
-          Penghantar kalor yang jelek.
-          Sukar menghantar elektrik,karena itu gelas banyak dipakai sebagian bahan penyekat (isolasi) dalam  teknok listrik.
-        Gelas dapat mempertahankan kejernihan,warna,kilapan dan sifat kerasnya dalam jangka waktu yang  sangat panjang.

Cermin

Kalau kaca yang jernih apabila pada salah satu sisi belakangnya dilapis dengan suatu lapisan tipis air raksa atau dengan perak atau dengan emas, maka kaca yang dikerjakan sedemikian itu sangat memantulkan bayangan benda-benda yang ada di depannya . Untuk mencapai kemurnian bayangan itu maka untuk pekerjaan yang baik hanya di gunakan kaca cermin  yang di asah datar dan pipih,karena air raksa lebih mahal dan mudah rusak dan berbahaya lagi kesehatan maka pemakaian air raksa di ganti dengan perak .

Keagungan kaca adalah:
-          Untuk daun-daun pintu .daun-daun jendela
-          Sebagai penyekat antara dua ruangan.
-          Sebagai penutup di loket-loket
-          Sebagai bahan isolasi dalam teknik listrik.
-          Sebagai ventilasi di dalam ruangan
-          Sebagai bahan bangunan lainnya (genteng kaca, ubin lantai kaca, lantai beton kaca). 
Kaca dalam perdagangan biasa disimpan dalam kedudukan berdiri tegak, ini di lakukan agar kaca tersebut tidak pecah dalam penyimpanan.suatu kaca dikatakan baik bilaman waranya jernih dengan permukaan yang rata dan tidak terdapat rongga-rongga udara dalam kaca tersebut.



ASBES SEMEN

Asbes semen adalah suatu jenis batu alam yakni batu kapur yang mengandung air,umunya tercampur dengan Magnesium (Mg)atau aluminium (Al) , sera-serat asbes setelah dicampur dengan semen (PC)dan air dengan takaran tertentu serta melalui suatu proses tertentu maka jadilah asbes semen dan bentuknya dapat diatur dengan cetakan yang dikehendakinya.
Asbes semen adalah suatu bahan bangunan yang tahan terhadap api, ringan tetapi tak dapat dipaku
Asbes Semen


CAT

Cat
Cat adalah sesuatu masa yang pada suhu kamar berupa zat cair dan bia diulaskan pada permukaan suatu benda akan mengering, membentuk suatu lapisan padat dan kenyal.Tujuan pengecatan adalah:

-          Utuk memberkan warna yang indah dan menarik.
-      Untuk melindungi dan menjaga agar benda tidak mengalami proses pelapukan dan atau menjadi rusak.
-          Untuk melindungi struktur dari pengaruhnegatif alam dan cuaca.
-          Untuk menambah ketahanan konsrtuksi dari pengaruh panas.

Syarat-syarat untuk cat adalah:

-          Cat harus kering dalam waktu maksimal 30 jam.
-          Pengecatan harus dapat menghasilkan lapisan yang lengket, rata kenyal melekatdengan baik tidak menyerap debu dan harus melekat dan menutup dengan baik benda yang dicat.

Cat yang baik  setelah di pakai adalah:

-          Tidak menimbulkan pecah-pecah.
-          Warnanya tidak luntur.
-          Harus dapat kering maksimum 30 jam.
-          Dapat menghasilkan lapisan cat yang lengket
-          Bila diulaskan dapat menutup dengan rata.
-          Kenyal.
-          Melekat dengan baik.
-          Tidak menyerap debu.
-          Tahan terhadap iklim.


KAYU BUATAN

Kayu buatan adalah kayu yang dibuat dari beberapa lapis fineer yang tipis, kayu buatan sangat cocok untuk menutup plafond, pemisah antara dua ruangan dan untuk daun-daun pintu pada bangunan dan perumahan, jiga untuk meubel-meubel.

Jenis kayu buatan antara lain: plywood, finir (tebal 0,2 mm-6 mm),triplek,papan wol kayu,hardboard,Softboard.

LEM (PEREKAT)

Ilustrasi Lem Perekat
Lem sebagai perekat bahan bangunan dugunakan untuk menghubungkan benda/bahan bangunan satu sama lain dengan cara menempelkan,melekatkan dan merekatkan supaya menjadi satu kesatuan yang kokoh dan kuat.

Jenis-jenis lem antara lain:lem panas (Lem Glutin),Lem dingin dari kayu tak berlemak, Lem PVA (lem putih),lem Harsa syntetis, Perekeat kontak. Lem kayu dengan besi, lem indrastik adalah untuk menyambung pipa-pipa PVC, lem indrabon untuk merekatkan bahan seperti kayu, karet/busa,kulit.hardboard,formica, plastik.Lem Aica Aibon adalah untuk mengelem plywood,plastik,kulit,karet,tegel,poselin.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Sifat Sifat Bahan Bangunan 2
Ditulis oleh Taufick Max
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://kampus-sipil.blogspot.co.id/2013/02/sifat-sifat-bahan-bangunan-2.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
Share on :

0 komentar:

Posting Komentar

MOHON MASUKAN DAN PENDAPAT ANDA TENTANG ARTIKEL DI ATAS JIKA DALAM TULISAN ADA YANG SALAH MOHON SARAN DAN KRITIKANNYA DALAM RANGKA PENYEMPURNAAN ILMU TEKNIK SIPIL SAYA

Materi Populer