PKL Praktek Kerja Lapangan Teknik Sipil

Posted by Taufick Max Jumat, 13 Juni 2014 2 komentar

Tips Untuk Mahasiswa Sipil Sebelum PKL

Tips PKL, Cara Praktek Kerja Lapangan, Laporan PKL
Ilustrasi PKL

 

Bagi anda  yang Kuliah Teknik Sipil atau anak SMK mungkin tidak asing lagi mendengar PKL karena PKL merupakan sebuah kegiatan yang wajib untuk dijalankan bagi setiap siswa SMK atau Mahasiswa Teknik Sipil.

Tulisan ini sengaja saya buat karena berdasarkan hasil sharing antara saya dan seorang teman Mahasiswa Teknik Sipil yang saat ini mau melakukan PKL. Saking pentingnya PKL ini maka terkadang hal ini sangat mengkhawatirkan setidaknya dari sisi psikologi untuk mempersiapkan sesuatunya sebelum PKL.

Ketakutan dalam mempersiapkan untuk menjalani PKL ini sebenarnya hanyalah masalah ketidak percayaan Diri, terutama dengan pertanyaan-pertanyaan, Apakah ilmu saya cukup untuk diterapkan dilokasi PKL ? atau Apakah saya bisa bekerja untuk melakukan sesuatu yang menjadi tujuan perusahan ?. Jawabannya dari pertanyaan itu simple saja yaitu "Justru itulah ada PKL dimana kita bisa belajar lagi dilapangan pada kondisi yang sebenarnya dimana selama ini kita hanya mendapatkan lewat belajar di kelas atau kuliah".

Btw... Mungkin bagi anda yang bukan Anak SMK atau Alumni SMK dan Mahasiswa Teknik Sipil, sedikit bingung membaca Tulisan ini dan bertanya sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan PKL ? Oh, iyha saya lupa karena terlalu semangatnya saya menulis lupa untuk menjelaskan  Definisi dari PKL. Jika ada yang bertanya tentang PKL maka menurut  saya :

Cara melakukan PKL, Sebelum Praktek Kerja Lapangan
Praktek Kerja Lapangan

Definisi PKL

PKL yang di maksud disini yaitu singakatan dari PRAKTEK KERJA LAPANGAN, dimana sudah mejadi Program wajib akademik sebagai Mahasiswa Teknik sipil harus menjalankan Prakter Kerja secara langsung dilapangan. Baik di Instansi pemerintahan yang berhubungan dengan Teknik Sipil ataupun pada perusahan-perusahan Proyek Konstruksi.

Jika dalam beberapa tahun Mahasiswa Teknik sipil sudah belajar dan praktek atas teori-teori Ilmu Teknik Sipil, maka dalam waktu PKL ini lebih diarahkan pada Pengenalan Dunia Industri atau Dunia Proyek Konstruksi dimana teman-teman bisa menerapkan Ilmu Teknik Sipil yang dipelajari ataupun tidak menerapkan sama sekali. kenapa saya bilang tidak menerapkan sama sekali ? Iyha, karena kondisinya mungkin berbeda dilapangan, dimana apa yang selama ini anda pelajari mungkin tidak diterapkan pada Perusahan tertentu atau mungkin dilapangan lebih bersifat Teknis yang sudah dimodifikasi berdasarkan pengalaman perusahan tertentu sementara Ilmu Sipil yang anda miliki baru sebatas teori. Artinya dilapangan kadang sangat berbeda dengan apa yang digambarkan dalam teori.

Apa yang Perlu disiapkan Sebelum PKL

Bagi saya yang perlu disiapkan justru Pikiran teman-teman tentang PKL. Dalam artian teman-teman harus bertanya dalam diri, apa yang ingin teman-teman raih dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan tersebut ? Apakah sekedar mengikuti Program akademik atau memang ada motivasi dari dalam untuk mempelajari lebih jauh tentang penerapan Ilmu Teknik Sipil dilapangan ?

Artinya bahwa teman-teman harus punya tujuan secara pribadi dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan. Apa yang mau teman-teman pelajari dilapangan ? Hasil apa yang anda inginkan jika sudah selesai melakukan PKL ?  atau Pertanyaan tentang "Anda mau jadi apa, kerja dimana setelah selesai Kuliah nanti ?" mungkin itu juga perlu dipertimbangkan.

Jika semua Misi dalam melakukan Praktek  Kerja Lapangan Sudah anda buat dan tanamkan dalam diri serta  konsisten menjalankannya. barulah anda siapkan hal-hal teknisnya  yang berhubungan dengan Tujuan anda. Apa saja hal-hal teknis itu ?

Memilih Perusahan yang menjadi Tempat PKL

Jika dari kampus atau Pihak jurusan belum menentukan dimana anda harus melakukan PKL maka anda punya keleluasaan dalam memilih perusahan apa dan bagaimana yang menjadi Tempat PKL. Nah, dalam memilih perusahan inilah Tujuan PKL anda secara pribadi tadi perlu dilibatkan, dimana anda meingidentifikasi terlebih dahulu perusahan-perusahan yang menurut anda cocok dengan apa yang menjadi Tujuan anda.

Misalnya Jika anda ingin mempelajari lebih jauh tentang Pondasi karena ingin membuat Perusahan Khusus tentang Pondasi Tiang Pancang maka anda bisa mencari perusahan yang berhubungan dengan Tiang Pancang atau Bor Pile. Atau Jika anda ingin mempelajari lebih jauh tentang  Manajemen Proyek Konstruksi maka anda memilih perusahan yang sedang  melaksanakan Pembangunan Proyek Konstruksi , seperti Perumahan,  Gedung Perkantoran, Hotel, Apartemen, Mall, dan lain sebagainya.

Bisa juga sesuai dengan Konsentrasi anda, Misalnya tentang Transportasi maka tentu Perusahan yang tepat adalah berhubungan dengan Pelaksanaan Proyek transportasi. begitu juga yang lainnnya, saya pikir anda paham yah apa yang saya maksudkan.

Pelajari Latar Belakang Perusahan

ketika anda sudah mengidentifikasi perusahan-perusahan apa saja yang sesuai dengan tujuan anda, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari latar belakang perusahan tersebut atau Company Profil Perusahan agar mempermudah anda dalam penyesuaian diri terkait apa yang menjadi Misi perusahan. Anda bisa dapatkan info tentang Proyek-proyek apa saja yang sudah dilakukan, atau latar belakang dari pemilik Perusahan, bila perlu anda identifikasi semua staf strategis dalam perusahan tersebut. Susah yah..? Hehehe Namanya juga Detektif. :D

Buka dan Pelajari kembali Teori

Jika anda sudah menemukan Perusahan yang tepat sesuai tujuan anda maka selanjutnya Mempelajari kembali teori-teori atau referensi yang berhubungan dengan Proyek yang dilaksanakan oleh perusahan itu. Buka semua buku-buku kuliah Teknik Sipil anda dan pelajari secara serius sebagaiaman seorang Detektif ingin mengungkapkan sebuah kasus ( Kok Detektif lagi, apa hubungannya ) :D.

Yang Jelas anda baca dan pelajari lagi Teori-teori yang berhubungan dengan proyek tersebut.Okey !

Perbaiki Sikap dan Perilaku

Inilah yang menjadi hal yang utama dalam Dunia Industri atau Perusahan. Anda mungkin Pintar Hitung dan analisis Struktur, Anda mungkin Jago gunakan Theodolit, Anda mungkin Lincah merekayasa Transportasi, anda mungkin Cerdas menggambar Bangunan. Tapi semuanya itu jika tidak dibarengi dengan Sikap dan Perilaku yang baik maka anda akan terbelakang dalam berprestasi dalam Perusahan. ( Baca : Pengaruh sikap Kerja terhadap Prestasi )

Olehnya itu pelajari kembali Sikap dan perilaku anda. Baca Buku-buku yang berhubungan dengan sikap dan Perilaku ini agar anda bisa membandingkan dengan sikap dan perilaku anda. apakah sudah sesuai atau belum ? jika belum sebaiknya anda merubahnya.


Saya pikir itu saja cukup persiapannya sebelum anda melakukan Praktek Kerja Lapangan.

Jika anda sudah diterima oleh salah satu perusahan untuk melaksanakan PKL maka Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :

Sikap dan Perilaku

Jika yang diatas Sikap dan perilaku ke tiga maka ketika sudah di terima oleh perusahan Sikap dan perilaku akan menjadi hal yang utama.Loh, Kok Sikap dan perilaku lagi..? Iyha yang tadikan sebelum anda Praktek dilapangan dimana anda hanya mempelajari tentang Ilmunya saja. Sekarang adalah waktunya bagaimana anda mempraktekan Sikap dan Perilaku yang baik. Setidaknya ini membawa nama baik dan keuntungan untuk Kampus atau almamater anda, karena bisa mendidik Mahasisnya sehingga Bisa Sopan dalam Sikap, Santun dalam bertutur, dan terbuka dalam berkomunikasi.

Sikap Praktek Kerja Lapangan, Praktek Kerja Industri


Keuntungan lainnya yaitu anda akan disenangi oleh semua staf atau karyawan yang nantinya mempermudah anda dalam Belajar  dan memperoleh data sesuai dengan  misi anda sebelumnya. Ah, tapi kan saya disini praktek  Kerja bukan belajar ? Hmmm... Bagi saya PKL adalah Belajar Praktek dan Belajar Kerja dilapangan. Jadi seharusnya Belajar Praktek Dan Kerja Lapangan ( BPKL ), So..nanti di usulin lagi ke kampusnya yah agar nama kegiatannya di rubah. Jangan PKL tapi BPKL.Hehehe

Bersikap sebagai seorang sahabat kepada semua orang yang ada dalam perusahan akan memudahkan anda. Namun jangan karena ada maksud tertentu anda mau menunjukan sikap baik, Namun lakukanlah dengan penuh keikhlasan, bahwa anda memang benar-benar tertarik untuk mengenal mereka secara personal.

Seperti motto " Senyum, Sapa, layani", ini motto apa yah, Lupa ! :D . Tapi senyum yang penuh keihklasan adalah kesan awal yang baik dalam menjalin persabatan. ( Kecuali teman Medsos banyak Bohongnya :D . ABCD => Aku hanya BerCanDa )

Praktek Kerja Lapangan Sukabumi, Tempat PKL yang Baik, Perusahan Tempat PKL Teknik Sipil
Komunikasi dalam Praktek Kerja Lapangan

Mengatur Waktu PKL.

Manajemen Waktu dalam Dunia Kerja atau dilapangan itu sangat penting, karena waktu adalah Cost yang mempengaruhi Produktivitas. ( Baca : Pengaruh Manajemen Waktu terhadap Biaya dan Produktivitas ) Maka menyesuaikan dengan Schedule yang telah ditetapkan perusahan kemudian menganilisnya, dan jika anda punya pengetahuan tentang Manajemen waktu ini gak ada salahnya memberikan masukan pada perusahan ( Fungsi Baca Teori Sebelum ). Artinya anda sudah harus memposisikan diri anda sebagai bagian dari perusahan tersebut sehingga menanamkan prinsip dalam diri bahwa anda juga penentu kesuksesan perusahan.

Atur Waktu PKL, Manajemen Waktu Praktek Kerja Lapangan
Manajemen Waktu PKL


Aturlah jadwal anda yang berhubungan dengan Tujuan anda, Misalnya kapan anda mempelajari tentang Misi jangka pendek yang ingin dicapai perusahan ( Membandingkan dengan yang sudah anda pelajari sebelumnya ),Kapan anda perlu mempelajari Ilmu yang sesuai dengan Tujuan anda, Kapan anda perlu memikirkan Laporan Prakter Kerja anda, Kapan anda mengambil data-data untuk laporan tersebut.

Walaupun anda mungkin ditempatkan pada Bidang tertentu, tapi anda perlu mempelajari garis besar dari perusahan itu secara keseluruhan agar pola kerja dari perusahan tersebut bisa anda temukan. Siapa tahu setelah Lulus Kuliah nanti anda punya Perusahan Sendiri. *senyum*

Tentukan Topik Laporan

Penentuan Topik laporan tentang PKL harus berdasarkan Tujuan pribadi yang sudah anda tetapkan sebelumnya. Misalnya jika anda ingin  menguasai Manajemen Proyek maka laporannya bisa berhubungan dengan hal tersebut. Selanjutnya berdasarkan referensi maka anda bisa mengamati ada masalah apa dalam perusahan itu yang mengganggu kesuksesan Perusahan. Misalnya berhubungan dengan Optimasi material, atau Jadwal Proyek, dan bisa saja tentang Perencanaan Komunikasi.

Tentukan Topik Skripsi

Ini namanya Sambil Menyelam minum Air, sekiranya itulah pepatah yang menggambarkan tentang memanfatkan situasi untuk keuntungan yang ganda. Tentu Jika anda sudah sampai pada Semester akhir mau tidak mau anda perlu menulis Skripsi Teknik Sipil. Nah, ini kesempatan anda untuk mengamati persoalan secara langsung dilapangan yang bisa anda jadikan Topik masalah pada penulisan Skripsi anda.

Jadi setelah selesai PKL maka setidaknya ada 2 yang anda hasilkan yang pertama adalah Laporan PKL dan kedua yaitu Topik Skipsi. Untuk itu Jenis laporan PKL anda jangan asal tapi memang ingin memantau apa yang menjadi Hambatan atau masalah dalam perusahan itu. Sehingga bisa saja Laporan tersebut berhubungan dengan Topik masalah Skripsi anda.

Jika anda bisa melewati ini dengan baik, maka anda adalah Mahasiswa Teknik Sipil yang beruntung dan sukses melakukan Praktek Kerja Lapangan ( Setidaknya itu menurut saya ). Jika dalam PKL nanti anda masih bingung kita bisa diskusi disini.

Akhirnya bagi anda yang sekarang Mau PKL, saya secara Pribadi dan www.Kampus-Sipil.com sebagai media Mengucapkan SELAMAT BERJUANG dan SEMOGA PKLnya berjalan dengan SUKSES.

Mungkin itu saja yang bisa sampaikan, Jika ada teman-teman yang PUNYA PENGALAMAN TENTANG PKL mungkin bisa diBAGIKAN disini agar teman-teman Mahasiswa Teknik sipil yang baru melakukan PKL ini bisa tercerahkan.

AYO Mengenal Jurusan Teknik Sipil


TERIMA KASIH
...........................................................
Note : Tulisan ini Spesial buat Sahabatku yang Mau PKL



Baca Selengkapnya ....
Share on :

Perencanaan Desain Bangunan Rumah Tinggal

Posted by Taufick Max Kamis, 12 Juni 2014 0 komentar

Perencanaan Desain Bangunan Rumah Tinggal

Interior Rumah Tinggal Sederhana
Perencanaan Interior Rumah

 

Setelah kita mendapatkan data-data akurat dan lengkap dari hasil servey ( Baca : Panduan Survey Rumah Tinggal ), maka langkah selanjutnya yaitu Perencanaan Desain Bangunan Rumah.

Desain Denah Rumah Tinggal

Mendesain bangunan Rumah adalah proses membentuk Ide-ide dan seni, sehingga tercipta suatu dambar Rencana dan gambar kerja yang sesuai dengan keinginan pemilik rumah. Dengan Mendesain Bangunan Rumah kita akan mendapatkan Bentuk dan Tipe Rumah yang sesuai.

Langkah pertama yang harus kita lakukan dalam mendesain Rumah Tinggal adalah Pembuatan Denah Rumah. Dalam denah rumah ini kita akan mendesain bagaimana hubungan antara Ruangan yang ada dalam sebuah Rumah tinggal yang ingin kita buat. berapa ukuran ruangan yang kita Inginkan, dan ruangan-ruangan apa saja yang menjadi Kebutuhan kita yang disesuaikan dengan Luas Lahan yang kita miliki.

Desain Rumah Tinggal Sederhana

Desain Tampak Rumah Tinggal

Gambar Rencana Pembangunan Rumah Tinggal Selain Denah, ada juga Gambar Tampak Depan, Tampak Belakang, Tampak Samping, dan Gambat potongan. Dalam mendesain Tampak Rumah Tinggal maka disesuaikan dengan Model atau Tipe Rumah apa yang mau kita banguan. apakah Tampak Rumah Sederhana, Minimalis, Mediterania, Modern, atau Tampak Rumah dengan ciri khas budaya tertentu. Semua disesuaikan dengan Model dan Imajinasi sang Desainer atau Arsitek.

Desain Interior Rumah Tinggal

Tak kalah Penting dalam Mendesain Rumah Tinggal yaitu Desain Interiornya. Dalam mendesain Onterior rumah tinggal maka tentunya ada banyak aspek yang perlu kita perhatikan, Mulai dari Jenis Ruangannya, Pemilihan warna yang tepat sesuai fungsi Ruangan, dan Jenis Perabotan apa yang sebaiknya ada dalam suatu ruangan itu perlu untuk di desain sejak awal.

Selanjutnya dalam mendesain Interior Rumah tinggal Konsep pencahayaan juga sangat perlu untuk menjadi pertimbangan, karena jenis Ruangan Privat, Semi Privat, dan Publik tentu memiliki Pencahayaan yang berbeda tergantung keinginan sang pemilik Rumah.

Ruangan yang perlu di perhatikan dalam Desain Interior yaitu Desain Interior Bedroom atau Kamar Tidur, Desain Dapur/Kitchen, Desain Ruang Tamu dan Ruang Keluarga/ Living Room atau Desain Interior Bathroom atau Kamar Mandi.

Desain Rumah Sederhana, Foto Rumah Tinggal Sederhana
Contoh Rumah Tinggal Sederhana



Jika Perencanaan Denah sudah maksimal alias sesuai dengan Ruangan yang diinginkan. selanjutnya tampak Rumah sesuai dengan Jenis Model rumah sudah di desain, serta Interiornya juga sudah selesai di Desain. maka Langkah Selanjutnya adalah Menghitung Rencana Anggaran Biaya dari Desain Rumah Tinggal Tersebut.

Bagaimana Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya..? Silahkan Baca Disini ==> Cara Menghitung Rencana Anggaran Biaya Rumah

Baca Selengkapnya ....
Share on :

Panduan Survei Membangun Rumah Tinggal

Posted by Taufick Max 2 komentar

Panduan Survei Membangun Rumah Tinggal

Panduan Membangun Rumah Tinggal, Panduan Survey Rumah Tinggal
Panduan Survey Rumah Tinggal

 

Langkah Awal yang harus dilakukan dalam pembangunan rumah adalah Survei. Tujuan Survei adalah mendapatkan data-data yang akurat, sehingga memudahkan perencanaan pembangunan Rumah Tinggal. Hal-hal yang termasuk dalam kegiatan Survey dalam pembangunan Rumah Tinggal adalah Survey Lokasi, Survey Material, dan Survey Lingkungan.

Survey Lokasi Rumah Tinggal

MAsyarakat yang berniat membangun Rumah Tinggal dan belum memiliki lahan sebaiknya melakukan survei dan memilih lahan yang cocok untuk tempat Tingga. Sementara itu, Masyarakat yang sudah memiliki lahan, langkah-langkah selanjutnya adalah menentukan posisi dan tata letak Rumah tinggal, mengukur lahan yang terpakai, dan Menentukan saluran pembuangan Limbah.

Survey Material Untuk Rumah Tinggal

Banyak pembangunan tidak selesai tepat waktu akibat tidak adanya atau tertundanya pengiriman bahan-bahan atau material yang dibutuhkan. Dalam banyak hal, penunudaan ini dapat dihindari jika Suplay material direncanakan dengan Baik.

Memilih tempat pembelian Material yang terdekat denganlokasi pembangunan Rumah Tinggal adalah langkah terbaik demi kelancaran aktivitas Pembangunan Rumah tersebut. Hal ini merupakan salah satu langkah penghemetan Biaya pengeluaran yang tak terduga.

Survey Lingkungan Rumah Tinggal

Umumnya Masyarakat tidak mempedulikan Survey lingkungan dalam Pembangunan Rumah Tinggal. Padahal, lingkungan sangat berarti bagi perkembangan ikatan sosial antara anggota masyarakat sekitarnya.

Lingkungan yang aman, nyaman, dan tenteram berpengaruh besar, baik dalam pelaksanaan Pembangunan Rumah maupun setelah Rumah di tempati.

Panduan Membangun Rumah Sederhana, Tips Membangun Rumah Minimalis
Tips Survey Lokasi Pembangunan Rumah


Lingkungan juga mempengaruhi Posisi dan tata letak bangunan Rumah Tinggal.

Jadi bagi anda yang berniat mau membangun Rumah Tinggal maka sebaiknya langkah tersebut dilakukan guna mempermudah anda dalam pembangunan Rumah. Jika hal tersebut diatas sudah dilakukan maka langkah Selanjutnya yaitu Tahapan Desain Rumah Tinggal.

Silahkan Baca Informasi tentang Tahapan Desain Rumah Tinggal.





Baca Selengkapnya ....
Share on :

Cara Menulis Tesis Teknik Sipil

Posted by Taufick Max Rabu, 11 Juni 2014 1 komentar

Cara Menulis Tesis Teknik Sipil

Tips Menulis Tesis, Cara Menulis Tesis, Tesis Teknik Sipil Lengkap
Cara Menulis Tesis Teknik Sipil

 

Tesis Teknik Sipil merupakan syarat penting untuk meraih gelar akademik magister Teknik. Artinya bahwa ketika kita ingin mendapatkan Gelar Magister Teknik maka langkah terakhir yang harus dilakukan yaitu menyelesaikan suatu penelitian yang berhubungan dengan Konsentrasi yang anda ambil dalam Teknik Sipil. Penelitian tersebut dalam tahapan kuliah Pascasarjana dinamakan Tesis.

Penulisan Tesis Teknik Sipil tentu metodenya sama dengan penulisan tesis dalam jurusan yang lainnya. Intinya adalah kita ingin menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara melakukan penelitian dan menerapkan kaidah dalam penelitian Ilmiah.

Dalam Penelitian Tesis Teknik Sipil sebagaian besar melakukannya dengan menggunakan Study kasus atau observasi dilapangan. Perlu diketahui jenis penelitian itu bermacam-macam namun disini kita tidak menjelaskan tentang Macam-macam Penelitian. kita hanya akan membahas tentang Tahapan atau Cara Menulis Tesis Teknik Sipil secara teratur.

Contoh Tesis Teknik Sipil, Judul Tesis Teknik Sipil, Download tesis Teknik Sipil
Jangan Pusing Menulis Tesis Teknik Sipil

PENENTUAN TOPIK MASALAH

Olehnya itu langkah pertama yang harus dilakukan tentu menentukan Topik sebagai permasalahan yang mau diteliti.Nah, penetuan topik masalah ini biasanya banyak yang bingung dari mana atau apa yang menjadi landasan kita untuk menentukan Topik masalah tersebut.

Kalau menurut saya penentuan Topik Masalah itu harus sesuai dengan apa yang anda sukai dan kuasai. Dalam artian Topik masalah tersebut menjadi konsentrasi anda dalam Jurusan Teknik Sipil.

Misalnya saya contohkan Jika anda mengambil Konsentrasi Magister  Manajemen Konstruksi maka sebaiknya anda tahu dulu dalam manajemen Konstruksi Mata kuliah apa yang paling anda sukai atau Kuasai. Sekalipun anda kuasai dan Sukai semuanya, tapi pasti dong ada yang lebih. Nah, yang lebih itulah yang pilih. Misalnya kalau saya lebih senang Mata Kuliah Aspek Hukum, Manajemen Proyek Konstruksi, Estimasi Biaya, Rekayasa Nilai, dan Ekonomi Teknik. Namun yang paling suka adalah Mata Kuliah Manajemen Proyek Konstruksi. Maka Topik masalah yang akan saya ambil biasanya berhubungan dengan Mata Kuliah tersebut. Kenapa saran saya seperti itu karena untuk mempermudah anda dalam penyusunan Tesis selanjutnya.

Biasanya dalam Mata kuliah tertentu memiliki Topik-topik akan dibahas. Dalam hal ini misalnya salah satu topiknya yaitu berhubungan dengan Savety Management atau biasa kita kenal dengan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja. maka Topik ini bisa menjadi satu Masalah yang akan kita jadikan Topik Tesis kita.

Itu salah satu cara untuk menentukan topik, sebenarnya banyak cara lainnya. Misalnya sesuai Kondisi dalam Proyek yang anda hadapi disitu anda temukan masalah yang mau anda selesaikan atau berdasarkan pengamatan Undang-undang, atau bisa juga berdasarkan referensi Buku. Dll

Tesis Teknik Sipil


Pengamatan Masalah yang Terjadi

Setelah memilih Topik maka langkah selanjutnya yaitu mengamati masalah yang terjadi baik langsung dilapangan atau melalui buku atau sumber bacaan lain. Dalam hal ini berhubungan dengan Topik yang dipilih tadi yaitu tentang Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. misalnya anda meninjau dan mendapatkan informasi dari sumber bacaan Undang-undang yang berhubungan dengan SMK3 ( Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja )contonya tentang PERMEN Nomor 05 Tahun 1996 tentang Pedoman Penerapan Manajemen K3 maka anda bisa mengamati masalah-masalah apa saja yang mungkin timbul atau terjadi yang berhubungan dengan Undang-undang tersebut.

Pemilihan Masalah Penelitian

Jika sudah di tentukan Topik tentang Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berhubungan dengan PERMEN 05 Tahun 1996 maka kita bisa memilih satu permasalahan dari situ. Misalnya tentang Pengaruh Komunikasi Internal K3 terhadap Peningkatan Kinerja Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja. Artinya bahwa yang mau kita tinjau adalah masalah Komunikasi yang terjadi dalam Penerapan manajemen K3 sejauh mana pengaruhnya terhadap Kinerja

Penulisan Bab 1 Tesis

Latar Belakang Masalah

Pada penulisan Bab 1 ini yang pertama kita lakukan adalah menjelaskan Latar belakang persoalan sehingga kita memilih Pengaruh Komunikasi Internal K3 sebagai penelitian Tesis kita.

Rumusan Masalah

Setalah itu barulah kita bisa merumuskan persoalannya dalam bentuk Pertanyaan penelitian yang berhubungan dengan Komunikasi Internal dan Kinerja. Setiap rumusan masalah tentu memiliki sasaran san satu kesimpulan berdasarkan persoalan yang kita rumuskan.

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini dibuat berdasarkan Rumusan masalah yang telah ditetapkan, dalam artian bahwa ada persoalan yang mau kita cari jalan keluarnya melalui penelitian tersebut. Misalnya kita ingin mengetahui Faktor-faktor apa saja yang paling Dominan dalam Komunikasi Internal yang mempengaruhi Kinerja.

Manfaat Penelitian

Setiap Persoalan yang mau kita selesaikan tentu harus ada manfaatnya. dalam hal ini manfaat pastinya berhubungan dengan Tujuan penelitian yaitu Agar penerapan Komunikasi internal dalam Manajemen keselamatan dan kesehatan Kerja bisa berjalan secara efektif sehingga mampu meningkatkan Kinerja K3.

Batasan Masalah

Agar penelitian yang kita lakukan tidak melebar maka kita perlu membatasi masalah apa saja yang mau kita tinjau. Biasanya Batasan ini menunjukan dimana Lokasi yang mau kita teliti, Sampelnya apa saja, Variabel bebas dan terikat yang kita gunakan apa saja. semua harus jelas agar penelitian kita memang benar-benar terarah.

Berdasarkan Judul penelitian yaitu Pengaruh Komunikasi Internal terhadap Kinerja maka kita bisa menentukan Varibelnya yaitu Komunikasi Internal sebagai Variabel bebas dan Kinerja K3 sebagai Variabel Terikat. dengan sampel misalnya pada Proyek tertentu pada yang dilakukan PT. X

Selain itu dalam bab 1 juga kita bisa memasukan sasaran penelitian dan lainsebagainya yang sesuai dengan Format penulisan Tesis Teknik sipil dikampus masing-masing.

JIka Bab I telah selesai maka langklah selanjutnya adalah masuk ke Bab II


Untuk mengetahui Bagaimana dan apa saja yang perlu dilakukan pada Bab 2 silahkan baca Disini Cara Menulis Tesis Teknik Sipil Tahap ke 2

Sekian Terima Kasih 
.......................................................



Baca Selengkapnya ....
Share on :

Materi Populer